Ini adalah Website Pengetahuan Umum Pramuka

Pertajam Pengetahuan Kamu dengan belajar Pramuka di sini.

Satyaku Kudarmakan Darmaku Kubaktikan

Belajar Pramuka itu mengasyikan.

Pramuka

Praja Muda Karana.

Blog Pengetahuan Umum Pramuka

Disini kamu bisa belajar apa saja tentang Pramuka.

Prinsip-prinsip Metode Pendidikan Kepramukaan


Prinsip-prinsip Metode Pendidikan Kepramukaan:
  1. Prinsip Sukarela
    1. Menjadi anggota Gerakan Pramuka dilandasi jiwa sukarela berarti berjiwa tulus, ikhlas, tanpa pamrih, mengutamakan kewajiban, bukan berarti harus mengesampingkan hak. Antara kewajiban dan hak hendaklah seimbang.
    2. Menjadi anggota gerakan pramuka bukan adanya tekanan atau paksaan dari pihak manapun.
    3. Seorang pembina Pramuka dilandasi rasa ketulusan hati dalam mendidik anggotanya tanpa minta imbalan materi atau gaji. Mengingat sifat kepramukaan adalah sukarela.
  2. Prinspi kehormatan Pramuka
    Kode kehormatan pramuka adalah norma atau aturan tingkah laku Pramuka. Berikut kode kehormatan Pramuka:
    1. Kode kehormatan Pramuka Siaga adalah Dwi Satya dan Dwi Darma
    2. Kode kehormatan Pramuka Penggalang adalah Tri Satya dan Dasa Darma.
    3. Kode Kehormatan Pramuka Penegak/pandega adalah Tri Satya dan Dasa Darma.
  3. Prinsip Sistem Tanda Kecakapan
    Ada dua kecakapan pada gerakan Pramuka yaitu, 1) tanda kecakapan umum, dan 2) tanda kecakapan khusus. Kedua tanda ini bisa diperoleh melalui uji kemampuan.
  4. Sistem Beregu
    1. Maksud dan tujuan sistem beregu
      Sistem beregu adalah pengelolaan pramuka yang bertujuan:
      1. Mengebangkan dan membina dalam hal ertanggungjawab, bermoral, berkemampuan, dan berdemokrasi.
      2. Mendidk supaya percaya diri, menghormati orang  lain, bergotong royong dan berjiwa kepemimpinan.
    2. Pelaksanaan Sistem Beregu
      1. Pramuka Siaga
        Pelaksanaan sistem beregu dalam adah Pramuka Siaga adalah sebagai berikut:
        1. Kelompok kecil di pramuka Siaga disebut Barung
        2. Kelompok umur barung adalah 7-10 tahun
        3. Anggota barung dipimpin oleh pramuka barung dan dibantu wakilnya.
        4. Kumpulan barung dinamakan perindukan.
      2. Pramuka Penggalan
        Pelaksanaan sistem beregu dalam wadah Pramuka Penggalang sebagai berikut:
        1. kelompok ecil penggalang adalah regu
        2. disetiap regu adalah pemimpin regu dibantu wakilnya.
        3. kumpulan regu bergabung dinamakan pasukan
        4. setiap pasukan dipimpin oleh pemimpin regu utama
      3. Pramuka Penegak
        Pelaksanaan sistem beregu dalam wadah Pramuka Penegak adalah sebagai berikut:
        1. Satuan kecil dalam penegak di sebut sangga
        2. Sangga dipimpin oleh seorang pemimpin sangga dan dibantu wakilnya
        3. sejumlah sangga berkumpul dalam kelompok besar dinamakan ambalan.
        4. Ambalan dipimpin oleh seorang pemimpin sangga utama.
      4. Pramuak Pandega
        Pelaksanaan sistem beregu dalam wdah Pramuka Pandega seagai berikut:
        1. Kelompok kecil dalam Pramuka pandega disebut racana pandega.
  5. Prinsip Kesesuaian dengan Perkembangan Jasmani dan Rohani.
  6. Prinsip kegiatan mengandung unsur edukatif
  7. Prinsip swadaya
  8. Prinsip hidup sederhana
  9. Sistem satuan terpisah
  10. Sistem among

Contoh Kegiatan Lomba Tingkat (LT)

Lomba tingkat (LT) adalah kegiatan gelanggang Penggalang Putra dan Penggalang Putri, baik secara beregu atau perorangan saling berlomba.
Contoh kegiatan Lomba Tingkat (LT) adalah sebagai berikut:
  1. Ketrampilan
    1. Peta pita
    2. Peta perjalanan
    3. Semaphore
    4. Morse
    5. Perkemahan
    6. Pionering dasar
    7. Sandi
    8. Lomba masak
  2. Ketangkasan
    1. Mendaki tangga
    2. Mendaki dan turun tebing
    3. Sambung tali
    4. Meniti kayu bulat
  3. Kesenian/Olahraga
    1. Sepak bola
    2. Melukis
    3. Mengarang
  4. Keagamaan
    1. Tilawatil Qur'an
    2. Adzan
    3. Shalat
  5. Kemasyarakatan 
    1. Reboisasi atau penghijauan
    2. Kerja bakti
    3. Bumbung kemanusiaan
Itulah beberapa contoh Kegiatan LT yang bisa kami berikan semoga bermanfaat. Salam Pramuka!!!!

Materi Penunjang SKU Pramuka Penggalang

Materi Penunjang SKU Pramuka Penggalang - Materi penunjang SKU adalah materi-materi yang tidak termuat dalam tiga kelompok sebelumnya, namun terdapat dalam syarat kecakapan umum yang harus dicapai oleh pramuka penggalang. Materi ini diantaranya adalah :
  1. Syarat Kecakapan Umum Pramuka Penggalang
    1. Panduan Materi SKU Pramuka Penggalang Ramu
    2. Panduan Materi SKU Penggalang Rakit
    3. Panduan Materi SKU Penggalang Terap
  2. Lambang dan Ikon Agama di Indonesia
  3. Sebutan Nama Pemimpin Agama di Indonesia
  4. Mandi Wajib, Penyebab dan Cara
  5. Hari Besar Agama Libur Keagamaan
  6. Alat Komunikasi Tradisional dan Modern
  7. Manfaat Penghijauan
  8. Teknik Penjernihan dan Penyaringan Air
  9. Memilah dan Mengolah Sampah
  10. Penggunaan Lambang Negara Garuda Pancasila
  11. Peraturan Penggunaan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya
  12. Sejarah Bendera Merah Putih
  13. Hak Perlindungan Anak
  14. Emosi
  15. Menyampaikan Pendapat

Source:http://pramukaria.blogspot.co.id

Materi Dasar Pramuka Siaga

Setiap pembina pramuka siaga yang hendak melakukan kegiatan ekstrakurikuler tidak lepas dari materi yang akan diajarkan, berikut sebagian kecil materi pramuka siaga untuk anak SD/MI. 

Pengertian Siaga. Siaga adalah sebutan bagi anggota Pramuka yang berumur 7-10 tahun. Disebut Pramuka Siaga karena sesuai dengan kiasan pada masa perjuangan bangsa Indonesia, yaitu ketika rakyat Indonesia mensiagakan dirinya untuk mencapai kemerdekaan dengan ditandai berdirinya Boedi Oetomo pada tahun 1908 sebagai tonggak awal perjuangan bangsa Indonesia.

Satuan Satuan terkecil dalam Pramuka Siaga disebut Barung dan satuan-satuan dari beberapa barung disebut Perindukan. Setiap Barung beranggotakan 5-10 orang Pramuka Siaga dan dipimpin oleh seorang Pemimpin Barung yang dipilih oleh anggota Barung itu sendiri. Masing-masing Pemimpin Barung ini nanti akan memilih satu orang dari mereka yang akan menjadi Pemimpin Barung Utama yang disebut Sulung. Sebuah Perindukan terdiri dari beberapa Barung yang akan dipimpin oleh Sulung.

Tingkatan dalam Pramuka Siaga

  1. Mula
  2. Bantu
  3. Tata

Setiap anggota Barung yang telah menyelesaikan SKU ( Syarat Kecakapan Umum ) berhak mengenakan TKU ( Tanda Kecakapan Umum ) sesuai tingkatannya  yang dikenakan pada lengan baju sebelah kiri dibawah tanda barung berwarna dasar hijau. TKU untuk Siaga berbentuk sebuah janur atau disebut Mancung yakni bunga pohon kelapa yang baru tumbuh

Kode Kehormatan bagi Pramuka Siaga, terdiri atas :

1.  Janji yang disebut Dwisatya, selengkapnya berbunyi:

     Teks Dwisatya:
  1. Demi kehormatanku aku berjanji akan bersunguh-sungguh:
    1. Menjalankan kewajibanku terhadap Tuhan, Negara Kesatuan Republik Indonesia dan menurut aturan keluarga.
    2. Setiap hari berbuat kebaikan.
  2. Ketentuan moral yang disebut Dwidarma, selengkapnya berbunyi:

      Teks Dwidarma
  1. Siaga itu patuh pada ayah dan ibunya.
  2. Siaga itu berani dan tidak putus asa.

Contoh Teks Yel-yel dengan lagu "mana dimana"

MANA DIMANA
Mana dimana, anak paling keren!
Anak paling kren ada di Bunga dahlia…
Mana dimana, anak paling jago,
Anak paling jago ada di Bunga dahlia..
bunga dahlia oke !
bunga dahlia oke !
Ayo Bunga dahlia kalahkan mereka!ket: itu lirik lagu caca marica pasti kamu tau cara nyanyinya kan*BUNGA dahlia ; ( hanya ketua regu yg bilang )
Is the best : ( semua anggota )

YA SUDAHLAH
~ Bondan & Fade2Black & Garuda Didadaku (Netral)

Intro :
Regunya Garuda…
Regu yang sempurna..
Regu yang terhebat..
Ya O.K lah…

Kelompok Garuda…
Yang begitu indah…
Dan takkan menyerah…
Ya O.K lah

Reff :
Apapun yang terjadi…
Ku kan slalu dukung Garuda.. !!
Ayo kita semangat !!
Grup Garuda memang terhebat !!!
—————————————-
Pramuka didadaku, garuda itu reguku..
so pasti, garudaku juaraku..
Nama Regu bisa di ganti dengan regu yang kakak pilih

Kembali ke atas

Pengertian, Sasaran, dan Tujuan Gugus Depan (Gudep)

Gugus depan disingkat Gudep. Gudep adalah suatu kesatuan organik dalam gerakan pramuka yang merupakan wadah untuk menghimpun anggota Gerakan Pramuka sebagai peserta didik dan pembina pramuka serta berfungsi sebagai pangkalan keanggotaan peserta didik.
Anggota putera dan puteri dihimpun dalam gudep yang terpisah, masing-masing merupakan Gudep yang berdiri sendiri.
Gudep luar biasa adalah Gudep yang anggotanya penyandang cacat jasmani atau mental dan dapat menyelenggarakan kegiatan dalam Gudep sendiri.
Gudep lengkap terdiri atas satu perindukan siaga, satu pasukan penggalang, satu Ambalan Penegak, satu Racana Pandega dengan pengertian sebagai berikut :

  1. Istilah perindukan digunakan untuk menyebutkan satuan Pramuka Siaga yang dibagi dalam satu kecil yang disebut barung.
  2. Satuan pramuka enggalang disebut pasukan yang dibagi dalam satuan kecil yang disebut regu.
  3. Satuan Pramuka Penegak disebut ambalan yang dibagi dalam beberapa satuan kecil yang disebut Sangga.
  4. Satuan Pramuka Pandega disebut Racana yang tidak terbagi dalam satuan-satuan kecil.
Sangga kerja ialah satuan Pramuka Penegak setingkat regu yang dibentuk atas dasar suatu tugas atau pekerjaan.
Pemimpin adalah sebutan bagi peserta didik yang memimpin satuan tingkat regu ke bawah.
Pembina adalah sebutan bagi orang dewasa yang memimpin dan membina  Pramuka di tingkat pasukan ke atas,
Tujuan Gugus Depan / Gudep
Tujuan gudep adalah melaksanakan pendidikan kepramukaan yang pada hakekatnya bertujuan untuk :
  1. Membentuk sikap dan perilaku ke arah yang positif
  2. Menambah pengetahuan dan pengalaman
  3. Menguasai ketrampilan dan kecakapan.
Sehingga para anggota Gerakan Pramuka menjadi manusia yang berkepribadian Indonesia, berwatak dan berbudi luhur, percaya kemampuan sendiri, snggup dan mampu membangun dirinya, serta bersama bertanggungjawab atas pembangunan masyarakat, bangsa dan negara.
Sasaran Gugus Depan:
  1. Untuk dapat mencapai tujuan Gudep tersebut (lima butir) maka para pembina yang bertugas di Gudep berusaha mencapai sasaran antara lain:
    1. Menanamkan ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
    2. Menanamkan rasa cinta dan setia pada tanah air.
    3. Menanamkan rasa percaya diri sendiri, tanggungjawab dan disiplin.
    4. Melatih panca Indera , hasta karya dan berbagai kejuruan agar para peserta didik dapat menggunakan perasaan, akal dan ketrampilan secara seimbang.
    5. Melatih dalam hal kebersihan dan kesehatan jasmani dan mental dengan menggunakan sistem among dan prinsip dasar pendidikan kepramukaan, terutama sistem beregu, satuan terpisah yang antara lain puter dan puteri, serta penyesuaian dan perkembangan jasmani dan mental.
  2. Sistem among dan prinsip dasar kependidikan kepramukaan tersebut dimaksudkan untuk:
    1. Memelihara norma-norma kesusilaan
    2. Mengembangkan karya kreasi
    3. Memberi kebebasan kepada peserta didik untuk :
      1. Memimpin dan dipimpin
      2. Mengelola kegiatan
      3. Bertanggungjawab dan berdisiplin
      4. Mengatur diri sendiri
      5. Kerjasama dan lain-lain.

Kode Kehormatan Pramuka Penegak

Didalam pramuka Penegak terdapat janji dikenal dengan kode kehormatan yaitu Tri Satya dan Dasa Darma. Berikut ini kedua janji tersebut:
TRI SATYA
Demi kehormatanku, aku berjanji akan bersungguh-sungguh:

  1. Menjalankan kewajibanku terhadap Tuhan dan Negara kesatuan Republik Indonesia dan menjalankan Pancasila
  2. Menolong sesama hidup dan ikut serta membangun masyarakat.
  3. Menepati dasa darma.
DASA DARMA PRAMUKA
Pramuka itu :
  1. Takqwa kepada Tuhan yang Maha Esa
  2. Cinta alam dan kasih sayang sesama manusia
  3. Patriot yang sopan dan kesatria
  4. Patuh dan suka bermusyawarah
  5. Rela menolong dan tabah
  6. Rajin, trampil dan gembira
  7. Hemat, cermat dan bersahaja
  8. Disiplin, berani dan setia
  9. Bertanggungjawab dan dapat dipercaya
  10. Suci dalam pikiran, perkataan dan perbuatan.

Kegunaan Simpul dan Ikat Dalam Pramuka

Dibawah ini  adalah bberapa kegunaan atau fungsi simpul dalam dunia pramuka.

  1. Kegunaan atau fungsi ujung tali adalah supaya pintalannya yang dikenakan pada ujung tidak lepas.
  2. Kegunaan Simpul Mati adalah menyambung dua buah tali yang sama besar, namun tidak kering.
  3. Kegunaan Simpul Anyam adalah menyambung dua buah tali yang sama besar dalam keadaan kering.
  4. Kegunaan simpul Simpul anyam berganda adalah menymbung dua buah tali tidak sama besar dan dua tali tersebut dalam keadaan basah.
  5. Kegunaan atau fungsi Simpul Pangkal adalah  mengikat tali pada tiang atau kayu, namun simpul pangkalnya bisa untuk mengawali suatu ikatan.
  6. Kegunaan atau fungsi simpul kembar adalah menyambung pada dua buah tali yang sama besar dalam kondisi basah atau licin.
  7. Kegunaan ikat tambat adalah menambat tali pada tiang atau kayu dengan ikatan yang sangat erat, namun untuk melepaskan kembali hendaklah dibuat gampang.
  8. Kegunaan Simpul kursi mengangkat dan menurunkan benda atau orang yang dalam keadaan pingsan saat melakukan aktifitasnya.
  9. Kegunaan Ikat Tarik adalah menambatkan tali mengikat hewan di tiang, ikatan ini mempermudah melepas tali.
  10. Kegunaan ikat silang adalah mengikat dua buah tiang/tongkat bersilang.
  11. Kegunaan ikatan canggh adalah menyambung dua buah tongkat atau tiang berfungsi untuk membuat canggah.

Macam-macam Simpul dan Kegunaanya

Dalam Dunia Pramuka Simpul adalah hal yang  penting dalam setiap kegiatan. Berikut ini macam-macam simpul beserta kegunaan simpul yang bisa kamu pelajari:
  1. Simpul Ujung Tali. Simpul ini digunakan agar tali pintalan pada ujung tali tidak mudah lepas.
  2. Simpul mati. Simpul ini berguna untuk menyambungkan dua ulas tali yang sama besar dan tidak licin permukannya.
  3. Simpul anyam. Simpul anyam digunakan untuk menyambungkan dua utas tali yang sama besarnya dalam keadaan kering/tidak basah.
  4. Simpul anyam berganda. Simpul ini digunakan untuk menyambungkan dua utas tali yang yg tidak sama besarnya dalam keadaan basah atau kering.
  5. Simpul erat. Simpul ini berguna untuk memendkan tali tanpa harus memotong tali.
  6. Simpul kembar. Simpul kembar berfungsi untuk  menyambungkan dua utas tali yang sama besarnya dan dalam keadaan licin atau basah.
  7. Simpul kusri. Simpul ini digunakan untuk mengangkat atau menurunkan sesuatu, misalnya benda atau bahkan orang yang sedang pingsan.
  8. Simpul penarik. Simpul ini berguna untuk menarik benda yang besar.
  9. Simpul laso. Simpul yang digunakan untuk tali model laso.
Sumber: Buku RPUL Erlangga. Hal.381.